Hangatnya Selimut

Monday, December 22, 2008

Setiap kain memiliki ciri khasnya masing-masing, ada kain yang tebal, tipis, kaku, lemas, mudah kusut, menyerap keringat dan lain-lain. Jenis kain juga bermacam-macam ada bahan katun, wol, linen, dan sebagainya. Pilihlah dahulu bahan kain yang menurut Anda mudah dipelajari lekukan dan lipatannya. Anda bisa menggambar seprai, selimut, baju, celana, taplak dan sebagainya. Sebelum menggambar kain sebaiknya Anda merasakan bagaimana tekstur bahan kain tersebut. Kemudian perhatikanlah bagaimana arah lipatan kain tersebut, atau bagaimana ketika kain tersebut diletakkan menggantung, seperti baju yang ada digantungan, taplak yang ada di meja makan. Lihat juga apakah kain yang Anda gambar ada motifnya atau tidak, jika memang ada sebaiknya Anda gambar juga motifnya. Pada latihan ini saya mencoba untuk menggambar selimut dengan motif garis-garis. Selimut sengaja saya letakkan berantakan, kemudian saya menggunakan pensil 2H untuk membuat sketsa garis lipatan dan lekukan kain. Setelah itu saya menggunakan pensil 2B untuk menggambar motif garis-garis pada selimut. Agar lebih memunculkan lipatan selimut saya menggunakan pensil 6B. Kemudian saya arsir kembali dengan pensil 2H.


Sketsa awal garis lipatan dan
lekukan kain dengan pensil 2H




Menggambar motif garis-garis
selimut dengan pensil 2B



Mengarsir motif garis-garis
selimut dengan pensil 2B, 6B dan 2H.



Saya menggunakan pensil 2H, 2B, 6B pada
gambar selimut seluruhnya, ketika menggambar
motif garis pada selimut saya mengikuti arah lekukan
dan lipatan. Untuk latar belakang selimut,
saya menggunakan pensil 8B.

You Might Also Like

1 comments

  1. tulisan di blog mba' bgus deh..
    sy berniat jd blogger aktif tp, sllu aj ada rintangan :)
    sukses mba'e

    ReplyDelete

Popular Posts

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Subscribe